PENGARUH PENYULUHAN PADA IBU TERHADAP KETRAMPILAN PIJAT BAYI DI DESA GEGER KECAMATAN GEGER MADIUN

rheny rheny

Sari


Pijat bayi merupakan salah satu kebudayaan tradisional yang paling tua di Indonesia bahkan di dunia dan dikembangkan kembali dengan sentuhan ilmu kesehatan dan tinjauan ilmiah yang bersumber dari penelitian-penelitian para ahli neonatologi, syaraf, dan psikologi anak. Pijat bayi dapat digolongkan sebagai aplikasi sentuhan karena pijat bayi mengandung unsur sentuhan berupa kasih sayang, perhatian, suara atau bicara, pandangan mata, gerakan dan pijatan. Stimulasi ini akan merangsang perkembangan struktur maupun fungsi dari sel-sel otak. Masih banyak orang tua yang belum mengerti tentang pijat bayi, terutama mengenai perkembangan terakhirnya. Sebagian dari mereka beranggapan bahwa pijat bayi dilakukan hanya pada bayi yang sakit serta dilakukan oleh dukun atau tenaga medis yang menguasai pijat bayi. Tujuan umum dari penlitian ini untuk mengetahui pengaruh penyuluhan pijat bayi pada ibu terhadap ketrampilan pijat bayi di Desa Geger Kecamatan Geger Madiun.

Desain penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimen (eksperimen semu) dengan rancangan penelitian menggunakan Statis Group Comparison. Populasinya adalah Semua ibu bayi yang melakukan kunjungan posyandu di Desa Krompol Bringin Ngawi. Jumlah sampel 40 ibu yang mempunyai bayi berusia 1-12 bulan. Teknik sampling adalah Accidental Sampling. Variabel independen adalah penyuluhan pijat bayi pada ibu dan variabel dependen adalah ketrampilan pijat bayi. Analisa data menggunakan tabulasi silang.

Dari hasil penelitian responden yang mendapatkan penyuluhan pijat bayi didapatkan hasil nilai posttest ketrampilan pijat bayinya lebih baik dibandingkan dengan responden yang tidak mendapatkan penyuluhan pijat bayi. Hal ini berarti ada pengaruh penyuluhan pijat bayi pada ibu terhadap ketrampilan pijat bayi di Desa Geger Kecamatan Geger Madiun

Kesimpulan penelitian ini yaitu ada pengaruh penyuluhan pijat bayi pada ibu terhadap ketrampilan pijat bayi di Desa Geger Kecamatan Geger Madiun. Peran bidan sangat dibutuhkan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan mengenai pijat bayi yang dilakukan ibu bayi sendiri sehingga ibu bayi mengetahui pentingnya manfaat pijat bayi bila dilakukan ibu bayi sendiri tanpa pergi ke dukun bayi atau pelayanan pijat bayi lainnya.

 

Kata Kunci : penyuluhan, ibu, ketrampilan pijat bayi


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.