ANALISIS BIPLOT PADA JUMLAH KASUS HIV/AIDS, INFEKSI MENULAR SEKSUAL(IMS), DEMAM BERDARAH( DBD), DIARE, TUBERCULOSIS(TB) DAN MALARIA DI KECAMATAN KOTA MADIUN TAHUN 2013

Ervina Maret Susanti

Sari


Pemetaan secara khusus pada kasus tertentu seperti penyebaran penyakit yang ada di setiap daerah perlu dilakukan untuk mempermudah memperoleh informasi. Pemetaan biasanya dilakukan dalam bentuk grafik, tabel, diagram batang, lingkaran, histogram dan sebagainya. Penyajian tersebut disajikan dengan tampilan yang menarik sehingga dinyatakan lebih memberikan nformasi yang banyak. Analisis biplot merupakan analisis statistik yang memberikan informasi yang lebih akurat secara visual dalam satu grafik. Analisis biplot dapat memberikan informasi kemiripan data, korelasi, dan keragaman data. Pada jumlah  kasus HIV/AIDS, infeksi menular seksual (IMS), demam berdarah( DBD), diare, tuberculosis (TB) dan malaria di Kecamatan kota Madiun tahun 2013 diperoleh kesimpulan bahwa (1) Dengan menggunakan biplot diperoleh informasi yang cukup akurat dalam satu grafik secara visual dimana  posisi objek (kecamatan di kota Madiun) berdasarkan peubah penelitian (penyakit) dapat menerangakan 54,685% dari keseluruhan data., (2) Berdasarkan hasil pembahasan diperoleh 3 pengelompokan yaituKecamatan Mangunharjo memilik banyak kasus HIV dan TB. (b) Kecamatan Taman memiliki banyak kasus diare, DBD, dan malaria., (c) Kecamatan Kartoharjo memiliki banyak kasus IMS.

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.